Download our available apps

Cara Merawat Rem ABS Pada Sepeda Motor

Pewarta - Prana Hikmat
Cara Merawat Rem ABS Pada Sepeda Motor
Ilustrasi : Rem ABS

BLOG OSCAS - Pada saat ini model rem ABS sepeda motor sudah banyak digunakan pada kendaraan keluaran terbaru karena fungsinya yang sangat penting untuk keselamatan berkendara. Lantas, bagaimana cara merawat rem ABS motor?

Sistem pengereman ABS memang sangat dibutuhkan pada motor canggih saat ini, tujuannya untuk mencegah terjadinya roda terkunci dan kehilangan traksi saat pengereman keras. Dengan begitu, motor akan lebih mudah dikendalikan.

Mungkin bagi sebagian pengguna motor belum mengetahui sistem pengereman ABS itu cara kerjanya seperti apa? Termasuk cara perawatannya apakah perlu perhatian khusus? Hal inilah yang akan kami bahas hingga tuntas.

BACA JUGA :

Penyebab Power Steering Berdengung dan Solusinya


Apa itu Rem ABS?

Rem ABS (Anti-lock Braking System) adalah sistem pengereman yang dapat membantu pengendara tetap aman berkendara, roda tidak terkunci ketika melakukan pengereman mendadak, sehingga kendaraan bisa dikendalikan dengan mudah.

Teknologi ABS sudah mulai banyak diaplikasikan pada motor keluaran terbaru, mengingat fungsinya yang sangat membantu dalam pengereman, setidaknya membuat pengendara menjadi lebih aman dan terjaga saat berkendara.

Namun sistem rem ABS sepeda motor khususnya perlu perawatan agar bisa memberikan performa maksimal dan pengereman motor berfungsi dengan optimal. Maka dari itu, sangat disarankan rutin mengecek kondisi komponen ABS.


Komponen Rem ABS

Komponen apa saja yang ada pada rem ABS? Jika kamu penasaran ingin mengetahui komponen yang membentuk sistem pengereman ABS. Yuk simak ulasan di bawah ini!


1. Controller ABS

Controller ABS fungsi utamanya untuk mengendalikan seluruh komponen yang ada pada sistem pengereman ABS, seperti mengatur katup pengereman hingga membaca sensor kecepatan, komponen ini otak dari rem ABS.


2. Katup Pengereman

Pada rem ABS biasanya terdapat tiga katup pengereman, yang mana dikendalikan oleh Controller ABS. Setiap katup memiliki fungsi masing-masing untuk mendukung sistem pengereman agar optimal saat terjadi pengereman mendadak.


3. Pompa Rem

Pompa rem ABS memiliki fungsi untuk mengembalikan tekanan saat terjadi pengereman, pompa ini juga berguna untuk menjaga tekanan rem agar bisa kembali normal setelah pedal rem dilepas sehingga tidak terjadi penguncian roda.


4. Sensor Kecepatan

Sensor kecepatan rem ABS fungsinya untuk mendeteksi laju kendaraan, sensor ini terdapat pada roda motor dan terhubung langsing dengan komponen piston rem. Dengan begitu, piston bisa mengukur besarnya tekanan yang diperlukan.

BACA JUGA :

Penyebab Mesin Motor Cepat Panas dan Cara Mengatasinya

Cara Kerja Rem ABS

Setelah mengetahui komponen rem ABS pada kendaraan motor, komponen tersebut mempengaruhi cara kerja sistem rem ini. Terutama sensor pada rem ABS punya peran penting membantu mendeteksi saat roda mengunci.

Proses dari awal kondisi normal hingga terjadi pengereman berlangsung sangat cepat, hal inilah yang membuat motor mudah dikendalikan dan lebih efektif, sehingga bisa mengurangi tingkat kecelakaan.

Ketika terjadi pengereman mendadak roda tidak akan mengunci, sistem ABS akan secara otomatis melepas tekanan piston ke kondisi normal. Tekanan piston akan kembali ke posisi normal jika penguncian roda motor mulai berkurang.

Itulah kenapa sistem pengereman ABS sudah mulai banyak diaplikasikan pada motor, hal ini karena fungsinya yang cukup penting dalam pengereman agar roda tidak terkunci. Lantas, bagaimana cara merawat rem ABS?


Cara Merawat Rem ABS Motor

Lalu, bagaimana cara merawat rem ABS sepeda motor? Jika kalian memiliki motor dengan sistem pengereman ABS maka perlu melakukan perawatan rutin agar bisa memberikan kinerja yang maksimal. Berikut cara merawatnya:


1. Periksa Kondisi Minyak Rem

Minyak rek memiliki fungsi yang cukup penting pada sistem pengereman. Pastikan volume minyak rem pada tangki reservoir sesuai dengan standar, untuk penggatiannya sendiri disarankan setiap 20 ribu kilometer atau 1-2 tahun sekali.


2. Periksa Kampas Rem ABS

Kampas rem fungsinya untuk menjepit piringan atau cakram rem untuk membantu mengurangi kecepatan, maka mengecek dan membersihkan kampas rem jadi hal yang harus dilakukan secara rutin tidak ada kotoran yang menempel.


3. Perhatikan Selang Rem

Selang rem fungsinya sebagai penghubung antara tuas rem dan kaliper, komponen ini perlu mendapat perhatian khusus, jangan sampai terjadi retak, kebocoran dan tertekuk. Jika tidak dirawat maka sistem pengereman tidak akan maksimal.


4. Bersihkan Kaliper dan Cakram

Meskipun jarang sekali rusak, namun membersihkan kaliper dan cakram rem perlu dilakukan karena komponen ini sangat rentan menyebabkan aus. Sebaiknya dibersihkan secara rutin, dengan membersihkan debu dan kotoran yang menempel.


5. Periksa Indikator ABS

Indikator ABS memiliki fungsi untuk memberikan informasi terkait kondisi piranti ABS, jika lampu indikator menyala biasanya ada sesuatu yang tidak beres pada sistem pengereman. Jika hal tersebut terjadi, segera bawa ke bengkel terdekat.

Agar sistem pengereman ABS bisa berfungsi secara optimal, maka perlu melakukan perawatan rutin dengan mengecek kondisi komponen rem ABS dan pendukungnya, hal ini sangat mempengaruhi keselamatan dalam berkendara.

BACA JUGA :

Penyebab dan Cara Mengatasi Suara Mesin Motor Matic Kasar


Kelebihan Rem ABS

Ada berbagai kelebihan menggunakan sistem pengereman ABS, selain dapat membantu pengendara mengendalikan motor lebih aman dan nyaman. Berikut kelebihannya:

  • Sistem pengereman ABS bekerja lebih cepat dan lebih responsif dibandingkan sistem pengereman biasa
  • Dapat meminimalisir terjadi kecelakaan, sistem rem BAS akan bekerja secara efektif dibanding rem non ABS
  • Sistem pengereman lebih aman, tidak akan terjadi slip atau roda terkunci saat mengerem mendadak
  • Sistem pengereman ABS cocok untuk jalan dengan kondisi licin, basah dan berpasir


Kekurangan Rem ABS

Sistem pengereman ABS pun memiliki sejumlah kekurangan yang membuat motor kurang maksimal saat pengereman, adapun kekurangan tersebut diantaranya sebagai berikut:

  • Sistem pengereman ABS tidak cocok untuk kondisi jalanan tidak rata, terlebih untuk jalan bebatuan
  • Akan muncul suara yang cukup mengganggu saat melakukan pengereman pada kondisis jalan tidak rata
  • Untuk motor jenis tertentu, sistem pengereman ABS tidak cocok digunakan, misalnya untuk freestyle stoppie
  • Adanya resiko kecelakaan jika pengereman dilakukan terlalu dekat atau pada jarak dekat


Seberapa Penting Rem ABS Motor?

Pada saat ini sudah banyak motor dilengkapi dengan sistem pengereman ABS, hal ini karena rem ABS sepeda motor memiliki peran cukup penting terutama dalam kondisi darurat, bisa membantu pengendara kendalikan motornya.

Ada perbedaan rem ABS dan non ABS dari jarak pengereman, biasanya jarak pengereman ABS lebih pendek dibandingkan non ABS. Selain itu, rem ABS tidak akan membuat roda terkunci yang bisa menyebabkan kendaraan tergelincir.

Maka dari itu, kehadiran sistem pengereman ABS pada motor memang cukup penting di zaman teknologi sekarang ini, selain fungsinya yang cukup membantu pengendara mengendalikan kendaraannya agar tetap aman dan nyaman.

Demikian informasi yang bisa disampaikan terkait dengan cara merawat rem ABS motor, semoga bisa membantu dan menjadi referensi bagi yang memiliki motor dengan sistem ABS sehingga bisa merawatnya dengan baik agar berfungsi maksimal.

Untuk mengetahui informasi menarik lainnya seputar otomotif, nantikan update terbaru dari kami, bakal banyak informasi yang bermanfaat untuk dijadikan referensi atau menambah pengetahuan khususnya seputar dunia otomotif.

Pewarta : Prana Hikmat
Editor : Ali JIhad

Apa reaksi anda?

Fokus Berita