Download our available apps

Perbedaan Kain Kanvas dan Dinir yang Harus Kamu Tahu

Pewarta - Prana Hikmat
Perbedaan Kain Kanvas dan Dinir yang Harus Kamu Tahu
Ilustrasi perbedaan kain kanvas dan dinir/copyright (freepik)

Kain merupakan sesuatu bahan hasil dari tenunan benang. Ada bermacam-macam benang mulai dari kapas, sutra atau sintesis. Dari berbagai bahan tentunya juga menghasilkan banyak macam kain. Tentunya memiliki ciri khas dan keunggulan masing-masing.


Khusus saat ini, kami akan membahas tentang perbedaan kain kanvas dan dinir. Agar tidak berlama-lama lagi langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.


1.    Bahan dasar


Kain kanvas memiliki serat tebal serta sifatnya yang sangat kuat. Awalnya kanvas hanya digunakan untuk melukis, namun seiring perkembangan zaman berkembang menjadi bahan dasar sepatu, jaket, tas, aksesoris, dan keperluan lainnya.


Sedangkan dinir merupakan kata yang merujuk pada unit yang digunakan untuk mengukur tipis atau tebal serat yang ada dalam benang atau filamen. Sebutan dinir juga merujuk pada isian serat. Dinir yang merupakan jenis bahan polyester tentunya tidak mudah tembus air dengan harga relatif lebih murah.


2.    Spesifikasi


Kain dinir memiliki spesifikasi bahan dan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa golongan, diantaranya:


•    Jenis 300D
Kain dengan spesifikasi ini biasanya dikenal dengan sebutan dinir atau dinier soft. Jenis ini diklasifikasikan ke dalam kelas menengah. Jika diraba, jenis ini akan terasa halus. Jarak tenunan benangnya juga rapat. Nah, kelebihannya ialah tidak mudah menimbulkan bekas ketika diremas atau digulung.


•    Jenis 600D
Termasuk ke dalam kelas menengah namun masih di bawah 300D. Jenis ini biasanya dibuat sebagai bahan tas ransel, duffle, hingga tas untuk wadah perkakas. Sayangnya, kain ini tidak water-resistant.


•    Jenis 420D
Di antara jenis dinier fabric yang lain, jenis 420D ini dikenal memiliki mutu kurang bagus. Tapi bukan berarti tidak bisa digunakan. Biasanya bahan ini digunakan untuk membuat goodie bag atau tas cinderamata.


•    Jenis 1050D
Tampilan fisik jenis ini seperti kain dolby. Tapi seratnya tidak setebal kain dolby. Ditambah jarak tenunan benang yang juga rapat dengan tekstur cenderung kaku. Biasanya jenis ini digunakan sebagai material tambahan untuk koper.


•    Jenis 1680D
Jenis inilah yang juga sering disebut dolby. Kain versi premium dari semua jenis polyester fabric. Memiliki kelebihan tidak berjejak ketika tertekan atau ditekuk. Selain itu, kelebihan kain ini tahan air, tebal, dan tidak mudah sobek. Tentunya memiliki harga yang sangat mahal.


Selanjutnya kain kanvas yang juga memiliki bermacam-macam spesifikasi, yaitu kain kanvas ring, kain kanvas marsoto, kain kanvas blacu, kain kanvas infinity, kain kanvas terpal, kain kanvas sueding, PE, baby kanvas, dan kanvas motif.


Nah, itu dia sedikit penjelasan mengenai perbedaan kain kanvas dan dinir. Serta juga ada spesifikasi dari masing-masing kain. Semoga bermanfaat!

Pewarta : Prana Hikmat
Editor : Ali JIhad

Apa reaksi anda?

Fokus Berita